Makna Sunnah: Melapangkan Nafkah kepada Keluarga di Hari 'Asyura
Hari 'Asyura, yang jatuh pada tanggal 10 Muharram, bukan hanya hari yang memiliki sejarah penting dalam Islam, tetapi juga hari yang penuh keberkahan dan amalan istimewa. Salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ pada hari ini adalah melapangkan nafkah kepada keluarga — sebuah amalan sederhana namun bernilai besar dalam pandangan agama.
Sunnah yang Memiliki Dasar Kuat
Melapangkan nafkah atau memberikan kelonggaran rezeki kepada keluarga di Hari 'Asyura bukanlah tradisi baru, tetapi sunnah Nabi ﷺ yang memiliki dasar kuat dalam hadits-hadits yang diriwayatkan oleh para sahabat besar seperti:
-
Jabir bin Abdullah
-
Abdullah bin Mas’ud
-
Abu Hurairah
-
Abu Sa’id Al-Khudri
-
Abdullah bin Umar
Radhiyallahu ‘anhum ajma’in.
Hadits paling kuat yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa yang melapangkan (nafkah) atas dirinya dan keluarganya pada Hari 'Asyura, maka Allah akan melapangkan baginya sepanjang tahun."
(HR. Ibn Abdil Barr dalam Al-Istidzkar)
Bahkan Jabir berkata: “Kami telah mencobanya dan benar-benar kami dapati seperti itu.”
Pengakuan Ulama dan Para Huffaz Hadits
Sejumlah besar ulama dan huffaz (penghafal hadits) menguatkan keabsahan hadits ini. Di antaranya:
-
Al-Hafizh Abu al-Hasan bin al-Qatthan menyatakan sanadnya hasan.
-
Al-Hafizh Zainuddin al-‘Iraqi menyebutnya sesuai syarat Muslim.
-
Al-Hafizh Abu Musa al-Madini menyebutnya hadits hasan.
-
Al-Hafizh as-Suyuthi menegaskan: “Tidak, bahkan hadits ini sahih dan tsabit (kokoh sanadnya).”
-
Ibn 'Abidin dalam Radd al-Muhtar juga menguatkan pendapat as-Suyuthi.
Amalan ini tidak hanya diamalkan oleh para ulama terdahulu, tetapi juga oleh para sahabat besar seperti Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu dan generasi tabi’in seperti Muhammad bin al-Muntasyir.
Tradisi yang Menjadi Ciri Umat
Karena kekuatan dalil dan konsistensi amalan ini di berbagai wilayah Islam, maka melapangkan nafkah di Hari 'Asyura telah menjadi tradisi mulia di banyak negeri Muslim. Tradisi ini bukan hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga menumbuhkan kasih sayang dan rasa syukur di antara anggota keluarga.
Mengapa Sunnah Ini Penting untuk Dilestarikan?
-
Menumbuhkan kasih sayang dalam keluarga.
-
Membuka pintu rezeki sepanjang tahun.
-
Menghidupkan sunnah Nabi ﷺ yang mungkin mulai dilupakan.
-
Memberikan contoh pendidikan spiritual melalui keteladanan.
Penutup
Hari 'Asyura bukan hanya momen sejarah, tetapi juga waktu yang penuh keutamaan. Marilah kita hidupkan kembali sunnah yang ringan namun penuh berkah ini: melapangkan nafkah kepada keluarga, menyenangkan hati mereka, dan berharap keberkahan dari Allah sepanjang tahun.
“Kami mencobanya, dan kami benar-benar mendapati demikian.” — Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu
Ditulis untuk menghidupkan kembali Sunnah Nabi ﷺ
Yayasan Al-Manshur Kebotohan — Mewujudkan Masyarakat Qurani Berakhlakul Karimah
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Karya Tahsinul Khat Santriwati Kelas 6
Alhamdulillah, santriwati kelas VI MDT Ula Riyadlotul Uqul Putri telah menyelesaikan karya tahsinul khat dengan penuh semangat dan kesungguhan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pe
Merayakan Kelahiran Sang Cahaya, Memupuk Ukhuwah dan Keimanan
KEBOTOHAN – Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sumber teladan dan rahmat bagi seluruh alam, Yayasan Al-Manshur Keboto
Sukses & Semarak! Liputan Pawai Kemerdekaan Kebotohan 2025, Yayasan Al-Manshur Turut Meriahkan
Meta Description: Pawai Kemerdekaan HUT RI ke-80 di Desa Kebotohan sukses digelar! Yayasan Al-Manshur Kebotohan (KB PAUD, RA, MI, TPQ, MDT) turut memeriahkan dengan kontingen terba
Perjalanan Ilmu dan Doa: Haflah Akhirussanah MDT ULA Riyadlotul Uqul Putri & TPQ Al-Falah Kebotohan
Pada tanggal 21, 22, dan 23 Februari 2025, TPQ Al-Falah Kebotohan menggelar Haflah Akhirussanah MDT ULA Riyadlotul Uqul Putri & TPQ Al-Falah Kebotohan sebagai bentuk perayaan
Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDT Ula) – Menguatkan Dasar Agama
Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDT Ula) adalah jenjang pendidikan diniyah nonformal yang memberikan pembelajaran agama Islam secara mendalam. Pendidikan di MDT Ula bertujuan untuk mem
Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) – Cinta Al-Qur'an Sejak Dini
Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) adalah lembaga pendidikan yang berfokus pada pembelajaran dasar-dasar agama Islam dengan penekanan utama pada membaca dan menghafal Al-Qur'an. TPQ memil
